Kamis, 10 Januari 2013

Penggunaan Kore/Sore/Are dalam bahasa Jepang


Kore/sore/are dipaki untuk menunjukan benda dan fungsi K. Benda. Kore menunjukan benda yang ada di dekat si pembicara. Sore menunjukan benda yang ada didekat lawan bicara. Are menunjukan beda yang ada jauh dari si pembicara maupun lawan bicara.

contoh :
  1. Sore wa jisho desu ka. (apakah itu kamus?)
  2. Kore o kudasai. (saya minta yang ini


Kono KB/Sono KB/Ano KB

Kono, sono, ano adalah kata yang berhubungan langsung dengan K. Benda. Masing-masing menunjukan benda dan orang yang ada didekat si pembicara, yang ada di dekat lawan bicara, dan yang ada di jauh dari keduanya.

contoh :
  1. Kono hon wa watashi no desu. (buku itu kepunyaan saya.)
  2. Ano kata wa donate desu ka. (siapakah orang itu?)
  3. Sou desu/sou ja arimasen

dalam menjawab kalimat Tanya yang predikatnya K. Benda, sering dipakai sou.

contoh :
  1. sore wa terehon ka-do desu ka. (apakah itu kartu telepon?)

                …..Hai, sou desu. (….ya, betul)
                …..Iie, sou ja arimasen./iie, chigaimasu.  (…..bukan)



ATARASHII KOTOBA :
kore  => ini
sore  => itu
are   =>  itu(jauh dari keduanya)

kono                      ~ini
sono                      ~itu
ano                        ~itu(jauh dari keduanya)

hon    : buku
jisho  : kamus
tokei : jam
kagi   : kunci
zasshi: majalah
shinbun : koran



no-to(ノート) notes
techou : buku catatan
meishi  : kartu nama


ka-do(カード) kartu
terehon ka-do : kartu telepon
enpitsu            :pensil
barupen           :bolpoin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar